Lewati ke konten utama
Logo Memahami Aljabar Linear

Subbab 7.2 Bentuk kuadratik

Setelah memahami matriks simetris dan varians, sekarang kita akan mempelajari cara menentukan arah yang membuat varians suatu himpunan data sebesar mungkin maupun sekecil mungkin. Ini merupakan bagian dari pembahasan yang jauh lebih luas mengenai suatu jenis fungsi, yang disebut bentuk kuadratik, yang akan kita perkenalkan di sini.

Subbagian 7.2.1 Pendahuluan

Aktivitas Pratinjau 7.2.1.

Mari kita mulai dengan sebuah contoh. Misalkan kita memiliki tiga titik data yang membentuk matriks data terpusat
\begin{equation*} A = \begin{bmatrix} 2 \amp 1 \amp -3 \\ 1 \amp 2 \amp -3 \\ \end{bmatrix}\text{.} \end{equation*}
(a)
Gambarkan titik-titik data terpusat pada Gambar 7.2.1. Pada arah manakah varians tampak paling besar, dan pada arah manakah varians tampak paling kecil?
Kontrol papan ketik untuk menjelajahi diagram
Tombol Tindakan
Enter, A Aktifkan penjelajahan dengan papan ketik
B Aktifkan penjelajahan dengan menu
Escape Keluar dari mode penjelajahan
Panah bawah Jelajahi tingkat berikutnya di bawah
Panah atas Jelajahi tingkat berikutnya di atas
Panah kanan Jelajahi elemen berikutnya pada tingkat ini
Panah kiri Jelajahi elemen sebelumnya pada tingkat ini
X Aktifkan atau nonaktifkan mode ahli
W Tampilkan rincian tambahan jika tersedia
Spasi Ulangi keluaran suara
M Aktifkan pembesaran bertahap
Koma Aktifkan pembesaran langsung
N Nonaktifkan pembesaran
Z Tampilkan atau sembunyikan subtitel
C Gilir pengaturan kontras
T Gunakan warna monokrom
L Ganti bahasa jika tersedia
K Hentikan suara saat ini
Y Hentikan keluaran suara
O Mulai atau hentikan sonifikasi
P Ulangi keluaran sonifikasi
Kisi koordinat \(1\times1\) dan sepasang sumbu standar. Rentang horizontal dan vertikal membentang dari \(-4\) hingga \(4\text{.}\)
Gambar 7.2.1. Gunakan kisi koordinat ini untuk menggambar titik-titik data terpusat.
(b)
Bentuklah matriks kovarians \(C\text{,}\) lalu tentukan varians pada arah \(\twovec11\) dan varians pada arah \(\twovec{-1}1\text{.}\)
(c)
Berapakah varians total himpunan data ini?
(d)
Secara umum, jika \(C\) adalah matriks kovarians suatu himpunan data dan \(\uvec\) adalah vektor eigen satuan dari \(C\) dengan nilai eigen terkait \(\lambda\text{,}\) berapakah \(V_{\uvec}\text{?}\)

Subbagian 7.2.2 Bentuk kuadratik

Untuk matriks \(A\) yang memuat \(N\) titik data terpusat, matriks kovarians simetris \(C=\frac1N AA^T\) menentukan varians pada arah tertentu
\begin{equation*} V_{\uvec} = \uvec\cdot(C\uvec), \end{equation*}
dengan \(\uvec\) sebagai vektor satuan yang menentukan arah tersebut.
Secara lebih umum, matriks simetris \(m\times m\) \(A\) mendefinisikan fungsi \(q:\real^m \to \real\) melalui
\begin{equation*} q(\xvec) = \xvec\cdot(A\xvec). \end{equation*}
Perhatikan bahwa ekspresi ini serupa dengan yang kita gunakan untuk mencari varians \(V_{\uvec}\) dari matriks kovarians \(C\text{.}\) Satu-satunya perbedaan ialah bahwa \(\xvec\) boleh berupa sembarang vektor dan tidak harus berupa vektor satuan.

Contoh 7.2.2.

Misalkan \(A=\begin{bmatrix} 1 \amp 2\\ 2 \amp 1 \end{bmatrix} \text{.}\) Jika kita menuliskan \(\xvec=\twovec{x_1}{x_2}\text{,}\) maka
\begin{align*} q\left(\twovec {x_1}{x_2}\right) \amp = \twovec {x_1}{x_2} \cdot \left( \begin{bmatrix} 1 \amp 2 \\ 2 \amp 1 \end{bmatrix} \twovec {x_1}{x_2} \right)\\ \amp = \twovec {x_1}{x_2} \cdot \twovec{x_1 + 2x_2}{2x_1 + x_2}\\ \amp = x_1^2 + 2x_1x_2 + 2x_1x_2 + x_2^2\\ \amp = x_1^2 + 4x_1x_2 + x_2^2. \end{align*}
Kita dapat menghitung nilai bentuk kuadratik pada beberapa vektor masukan:
\begin{equation*} q\left(\twovec 10\right) = 1, \hspace{24pt} q\left(\twovec 11\right) = 6, \hspace{24pt} q\left(\twovec 24\right) = 52. \end{equation*}
Perhatikan bahwa nilai bentuk kuadratik tersebut merupakan suatu skalar.

Definisi 7.2.3.

Jika \(A\) adalah matriks simetris \(m\times m\text{,}\) maka bentuk kuadratik yang didefinisikan oleh \(A\) adalah fungsi \(q_A(\xvec) = \xvec\cdot(A\xvec)\text{.}\)

Kegiatan 7.2.2.

Mari kita lihat beberapa contoh bentuk kuadratik lainnya.
  1. Perhatikan matriks simetris \(D = \begin{bmatrix} 3 \amp 0 \\ 0 \amp -1 \\ \end{bmatrix} \text{.}\) Tuliskan bentuk kuadratik \(q_D(\xvec)\) yang didefinisikan oleh \(D\) dalam komponen-komponen \(\xvec=\twovec{x_1}{x_2}\text{.}\) Berapakah nilai \(q_D\left(\twovec2{-4}\right)\text{?}\)
  2. Diberikan matriks simetris \(A=\begin{bmatrix} 2 \amp 5 \\ 5 \amp -3 \end{bmatrix} \text{,}\) tuliskan bentuk kuadratik \(q_A(\xvec)\) yang didefinisikan oleh \(A\text{,}\) lalu hitung \(q_A\left(\twovec{2}{-1}\right)\text{.}\)
  3. Misalkan \(q\left(\twovec{x_1}{x_2}\right) = 3x_1^2 - 4x_1x_2 + 4x_2^2\text{.}\) Carilah matriks simetris \(A\) sedemikian sehingga \(q\) adalah bentuk kuadratik yang didefinisikan oleh \(A\text{.}\)
  4. Misalkan \(q\) adalah suatu bentuk kuadratik dan \(q(\xvec) = 3\text{.}\) Berapakah \(q(2\xvec)\text{?}\) \(q(-\xvec)\text{?}\) \(q(10\xvec)\text{?}\)
  5. Misalkan \(A\) adalah matriks simetris dan \(q_A(\xvec)\) adalah bentuk kuadratik yang didefinisikan oleh \(A\text{.}\) Misalkan \(\xvec\) adalah vektor eigen \(A\) dengan nilai eigen terkait -4 dan panjang 7. Berapakah \(q_A(\xvec)\text{?}\)
Aljabar linear pada dasarnya membahas objek-objek yang linear. Namun, sebagaimana tersirat dari namanya, bentuk kuadratik memiliki sifat yang jelas tidak linear. Pertama, jika \(A=\begin{bmatrix} a \amp b \\ b \amp c \end{bmatrix}\) merupakan matriks simetris, maka bentuk kuadratik yang terkait adalah
\begin{equation*} q_A\left(\twovec{x_1}{x_2}\right) = ax_1^2 + 2bx_1x_2 + cx_2^2. \end{equation*}
Perhatikan bahwa variabel \(x_1\) dan \(x_2\) dikalikan satu sama lain, sehingga fungsi ini bukan fungsi linear.
Ekspresi ini mempunyai bentuk yang sangat sederhana ketika \(D\) merupakan matriks diagonal. Secara khusus, jika \(D = \begin{bmatrix} a \amp 0 \\ 0 \amp c \\ \end{bmatrix} \text{,}\) maka \(q_D\left(\twovec{x_1}{x_2}\right) = ax_1^2 + cx_2^2\text{.}\) Bentuk ini istimewa karena tidak terdapat suku silang yang memuat \(x_1x_2\text{.}\)
Ingat bahwa transformasi matriks memiliki sifat \(T(s\xvec) = sT(\xvec)\text{.}\) Bentuk kuadratik berperilaku berbeda:
\begin{equation*} q_A(s\xvec) = (s\xvec)\cdot(A(s\xvec)) = s^2\xvec\cdot(A\xvec)= s^2q_A(\xvec). \end{equation*}
Sebagai contoh, ketika \(\xvec\) dikalikan dengan skalar 2, diperoleh \(q_A(2\xvec) = 4q_A(\xvec)\text{.}\) Perhatikan pula bahwa \(q_A(-\xvec) = q_A(\xvec)\) karena skalarnya dikuadratkan.
Terakhir, menghitung nilai bentuk kuadratik pada suatu vektor eigen menghasilkan bentuk yang sangat sederhana. Misalkan \(\xvec\) adalah vektor eigen \(A\) dengan nilai eigen terkait \(\lambda\text{.}\) Maka
\begin{equation*} q_A(\xvec) = \xvec\cdot(A\xvec) = \lambda\xvec\cdot\xvec = \lambda \len{\xvec}^2. \end{equation*}
Sekarang mari kita kembali ke pertanyaan yang memotivasi pembahasan ini: pada arah \(\uvec\) manakah varians \(V_{\uvec}=\uvec\cdot(C\uvec)\) suatu himpunan data menjadi sebesar mungkin, dan pada arah manakah varians itu menjadi sekecil mungkin? Karena \(\uvec\) merupakan vektor satuan, kita dapat menyatakan pertanyaan ini dalam bentuk yang lebih umum: Jika \(q_A(\xvec)\) merupakan bentuk kuadratik, pada vektor-vektor satuan \(\uvec\) manakah \(q_A(\uvec)=\uvec\cdot(A\uvec)\) mencapai nilai sebesar mungkin, dan pada vektor manakah nilainya sekecil mungkin? Karena vektor satuan menentukan suatu arah, kita akan sering mencari arah tempat bentuk kuadratik \(q(\xvec)\) mencapai nilai maksimum atau minimumnya.

Kegiatan 7.2.3.

Kita dapat memperoleh intuisi mengenai masalah ini dengan menggambar grafik bentuk kuadratik dan memberi perhatian khusus pada vektor-vektor satuan.
  1. Menjalankan sel berikut mendefinisikan matriks \(D = \begin{bmatrix} 3 \amp 0 \\ 0 \amp -1 \end{bmatrix}\) dan menampilkan grafik bentuk kuadratik terkait \(q_D(\xvec)\text{.}\) Selain itu, titik-titik yang bersesuaian dengan vektor satuan \(\uvec\) ditampilkan sebagai sebuah kurva.
    Perhatikan bahwa matriks \(D\) bersifat diagonal. Pada arah manakah bentuk kuadratik tersebut mencapai nilai maksimum dan minimumnya?
  2. Tuliskan bentuk kuadratik \(q_D\) yang terkait dengan \(D\text{.}\) Berapakah nilai \(q_D\left(\twovec10\right)\text{?}\) Berapakah nilai \(q_D\left(\twovec01\right)\text{?}\)
  3. Perhatikan vektor satuan \(\uvec=\twovec{u_1}{u_2}\text{,}\) sehingga \(u_1^2+u_2^2 = 1\text{,}\) yang dapat kita tulis ulang sebagai \(u_1^2 = 1-u_2^2\text{.}\) Tuliskan bentuk kuadratik \(q_D(\uvec)\text{,}\) lalu gantikan \(u_1^2\) dengan \(1-u_2^2\text{.}\) Jelaskan mengapa nilai maksimum \(q_D(\uvec)\) adalah 3. Pada arah manakah maksimum itu tercapai? Apakah hasil ini sesuai dengan pengamatan Anda pada grafik di atas?
  4. Tuliskan bentuk kuadratik \(q_D(\uvec)\text{,}\) lalu gantikan \(u_2^2\) dengan \(1-u_1^2\text{.}\) Berapakah nilai minimum \(q_D(\uvec)\text{,}\) dan pada arah manakah minimum itu tercapai?
  5. Gunakan sel Sage sebelumnya untuk mengubah matriks menjadi \(A=\begin{bmatrix} 1 \amp 2 \\ 2 \amp 1 \end{bmatrix}\) dan menampilkan grafik bentuk kuadratik \(q_A(\xvec) = \xvec\cdot(A\xvec)\text{.}\) Tentukan arah tempat maksimum dan minimum tercapai.
  6. Ingat bahwa \(A=\begin{bmatrix} 1 \amp 2 \\ 2 \amp 1 \end{bmatrix}\) bersifat simetris, sehingga \(A=QDQ^T\text{,}\) dengan \(D\) sebagai matriks diagonal di atas dan \(Q\) sebagai matriks ortogonal yang memutar vektor sebesar \(45^\circ\text{.}\) Perhatikan bahwa
    \begin{equation*} q_A(\uvec) = \uvec\cdot(A\uvec) = \uvec\cdot(QDQ^T\uvec) = (Q^T\uvec)\cdot(DQ^T\uvec) = q_D(\vvec) \end{equation*}
    dengan \(\vvec=Q^T\uvec\text{.}\) Dengan kata lain, \(q_A(\uvec) = q_D(\vvec)\text{.}\)
    Jelaskan mengapa \(\vvec = Q^T\uvec\) juga merupakan vektor satuan; yakni, jelaskan mengapa
    \begin{equation*} |\vvec|^2 = |Q^T\uvec|^2 = (Q^T\uvec)\cdot(Q^T\uvec) = 1. \end{equation*}
  7. Dengan menggunakan fakta bahwa \(q_A(\uvec) = q_D(\vvec)\text{,}\) jelaskan bagaimana kita mengetahui bahwa nilai maksimum \(q_A(\uvec)\) adalah 3, lalu tentukan arah tempat maksimum itu tercapai. Tentukan pula nilai minimum \(q_A(\uvec)\) beserta arah tempat minimum itu tercapai.
Aktivitas ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai eigen \(A\) menentukan nilai maksimum dan minimum bentuk kuadratik \(q_A(\uvec)\) ketika dihitung pada vektor-vektor satuan, serta bagaimana vektor-vektor eigen terkait menentukan arah tempat nilai maksimum dan minimum tersebut tercapai. Mari kita lihat contoh lain agar hubungan ini menjadi jelas.

Contoh 7.2.4.

Perhatikan matriks simetris \(A=\begin{bmatrix} -7 \amp -6 \\ -6 \amp 2 \\ \end{bmatrix}\text{.}\) Karena \(A\) simetris, kita mengetahui bahwa matriks tersebut dapat didiagonalisasi secara ortogonal. Bahkan, \(A=QDQ^T\) dengan
\begin{equation*} D = \begin{bmatrix} 5 \amp 0 \\ 0 \amp -10 \\ \end{bmatrix},\hspace{24pt} Q = \begin{bmatrix} 1/\sqrt{5} \amp 2/\sqrt{5} \\ -2/\sqrt{5} \amp 1/\sqrt{5} \\ \end{bmatrix}\text{.} \end{equation*}
Dari diagonalisasi ini, kita mengetahui bahwa \(\lambda_1=5\) merupakan nilai eigen terbesar \(A\) dengan vektor eigen terkait \(\uvec_1 = \twovec{1/\sqrt{5}}{-2/\sqrt{5}}\text{,}\) sedangkan \(\lambda_2=-10\) merupakan nilai eigen terkecil dengan vektor eigen terkait \(\uvec_2 = \twovec{2/\sqrt{5}}{1/\sqrt{5}}\text{.}\)
Pertama-tama, mari kita pelajari bentuk kuadratik \(q_D(\uvec) = 5u_1^2 - 10u_2^2\text{.}\) Ketiadaan suku silang membuat bentuk ini relatif sederhana. Karena \(\uvec\) merupakan vektor satuan, berlaku \(u_1^2+u_2^2=1\text{,}\) yang berarti \(u_1^2 = 1-u_2^2\text{.}\) Oleh karena itu,
\begin{equation*} q_D(\uvec) = 5u_1^2 - 10u_2^2 = 5(1-u_2^2)-10u_2^2 = 5 - 15u_2^2\text{.} \end{equation*}
Hal ini menunjukkan bahwa nilai maksimum \(q_D(\uvec)\) adalah \(5\text{,}\) yang tercapai ketika \(u_2=0\text{,}\) yaitu pada arah \(\twovec10\text{.}\)
Dengan cara yang sama, menuliskan ulang \(u_2^2 = 1-u_1^2\) memungkinkan kita menyimpulkan bahwa nilai minimum \(q_D(\uvec)\) adalah \(-10\text{,}\) yang tercapai pada arah \(\twovec01\text{.}\)
Sekarang mari kita kembali ke matriks \(A\text{.}\) Bentuk kuadratik \(q_A\) terkait dengan \(q_D\) karena \(A=QDQ^T\text{.}\) Secara khusus,
\begin{equation*} q_A(\uvec) = \uvec\cdot(A\uvec) = \uvec\cdot(QDQ^T\uvec) = (Q^T\uvec)\cdot(DQ^T\uvec) = \vvec\cdot(D\vvec) = q_D(\vvec)\text{.} \end{equation*}
Dengan kata lain, \(q_A(\uvec) = q_D(\vvec)\) dengan \(\vvec=Q^T\uvec\text{.}\) Hubungan ini sangat berguna karena memungkinkan kita mengaitkan nilai-nilai \(q_A\) dengan nilai-nilai \(q_D\text{,}\) yang telah kita pahami dengan baik.
Ternyata \(\vvec\) juga merupakan vektor satuan karena
\begin{equation*} |\vvec|^2 = \vvec\cdot\vvec = (Q^T\uvec)\cdot(Q^T\uvec) = \uvec\cdot(QQ^T\uvec) = \uvec\cdot\uvec = |\uvec|^2 = 1\text. \end{equation*}
Oleh karena itu, nilai maksimum \(q_A(\uvec)\) sama dengan nilai maksimum \(q_D(\vvec)\text{,}\) yaitu \(5\text{,}\) yang tercapai pada arah \(\vvec=\twovec10\text{.}\) Ini berarti nilai maksimum \(q_A(\uvec)\) juga \(5\) dan tercapai pada arah \(\uvec = Q\vvec = Q\twovec10 = \twovec{1/\sqrt{5}}{-2/\sqrt{5}}\text{.}\) Sekarang kita mengetahui bahwa nilai maksimum \(q_A(\uvec)\) adalah nilai eigen terbesar \(\lambda_1=5\text{,}\) dan nilai maksimum tersebut tercapai pada arah vektor eigen yang terkait.
Dengan cara yang sama, kita melihat bahwa nilai minimum \(q_A(\uvec)\) adalah nilai eigen terkecil \(\lambda_2=-10\text{,}\) dan minimum ini tercapai pada arah \(\uvec=Q\twovec01 = \twovec{2/\sqrt{5}}{1/\sqrt{5}}\text{,}\) yaitu vektor eigen yang terkait.
Secara lebih umum, kita mempunyai hasil berikut.

Contoh 7.2.6.

Misalkan \(A\) adalah matriks simetris \(A=\begin{bmatrix} 0 \amp 6 \amp 0 \\ 6 \amp 3 \amp 6 \\ 0 \amp 6 \amp 6 \\ \end{bmatrix}\text{,}\) yang dapat didiagonalisasi secara ortogonal sebagai \(A=QDQ^T\text{,}\) dengan
\begin{equation*} D = \begin{bmatrix} 12 \amp 0 \amp 0 \\ 0 \amp 3 \amp 0 \\ 0 \amp 0 \amp -6 \\ \end{bmatrix}, \hspace{24pt} Q = \begin{bmatrix} 1/3 \amp 2/3 \amp 2/3 \\ 2/3 \amp 1/3 \amp -2/3 \\ 2/3 \amp -2/3 \amp 1/3 \\ \end{bmatrix}\text{.} \end{equation*}
Kita melihat bahwa nilai maksimum \(q_A(\uvec)\) adalah 12, yang tercapai pada arah \(\threevec{1/3}{2/3}{2/3}\text{,}\) sedangkan nilai minimumnya adalah -6, yang tercapai pada arah \(\threevec{2/3}{-2/3}{1/3}\text{.}\)

Contoh 7.2.7.

Misalkan kita memiliki matriks titik-titik data terpusat \(A = \begin{bmatrix} 2 \amp 1 \amp -3 \\ 1 \amp 2 \amp -3 \\ \end{bmatrix}\) yang kita tinjau dalam Aktivitas Pratinjau 7.2.1. Titik-titik data tersebut ditampilkan pada Gambar 7.2.8.
Kontrol papan ketik untuk menjelajahi diagram
Tombol Tindakan
Enter, A Aktifkan penjelajahan dengan papan ketik
B Aktifkan penjelajahan dengan menu
Escape Keluar dari mode penjelajahan
Panah bawah Jelajahi tingkat berikutnya di bawah
Panah atas Jelajahi tingkat berikutnya di atas
Panah kanan Jelajahi elemen berikutnya pada tingkat ini
Panah kiri Jelajahi elemen sebelumnya pada tingkat ini
X Aktifkan atau nonaktifkan mode ahli
W Tampilkan rincian tambahan jika tersedia
Spasi Ulangi keluaran suara
M Aktifkan pembesaran bertahap
Koma Aktifkan pembesaran langsung
N Nonaktifkan pembesaran
Z Tampilkan atau sembunyikan subtitel
C Gilir pengaturan kontras
T Gunakan warna monokrom
L Ganti bahasa jika tersedia
K Hentikan suara saat ini
Y Hentikan keluaran suara
O Mulai atau hentikan sonifikasi
P Ulangi keluaran sonifikasi
Kisi koordinat \(1\times1\) standar, sepasang sumbu, dan tiga titik data yang digambar pada \((2,1)\text{,}\) \((1,2)\text{,}\) dan \((-3,-3)\text{.}\)
Gambar 7.2.8. Himpunan titik data terpusat dari Aktivitas Pratinjau 7.2.1.
Pembentukan matriks kovarians \(C=\frac13~AA^T\) menghasilkan \(C=\begin{bmatrix} 14/3 \amp 13/3 \\ 13/3 \amp 14/3 \end{bmatrix}\text{,}\) yang memiliki nilai eigen \(\lambda_1=9\) dengan vektor eigen terkait \(\twovec{1/\sqrt{2}}{1/\sqrt{2}}\text{,}\) serta \(\lambda_2=1/3\) dengan vektor eigen terkait \(\twovec{-1/\sqrt{2}}{1/\sqrt{2}}\text{.}\)
Ingat bahwa varians pada arah \(\uvec\) adalah \(V_{\uvec} = \uvec\cdot(C\uvec) = q_C(\uvec)\text{.}\) Oleh karena itu, varians mencapai nilai maksimum 9 pada arah \(\twovec{1/\sqrt{2}}{1/\sqrt{2}}\) dan nilai minimum 1/3 pada arah \(\twovec{-1/\sqrt{2}}{1/\sqrt{2}}\text{.}\) Gambar 7.2.9 menunjukkan proyeksi data pada garis-garis yang ditentukan oleh vektor-vektor ini.
Kisi koordinat \(1\times1\) standar, sepasang sumbu, dan tiga titik data, \((2,1)\text{,}\) \((1,2)\text{,}\) dan \((-3,-3)\text{.}\) Ditampilkan pula proyeksi ortogonal titik-titik tersebut pada garis yang ditentukan oleh vektor eigen \(\twovec{1/\sqrt{2}}{1/\sqrt{2}}\text{.}\) Titik-titik hasil proyeksi ialah \((3/2,3/2)\text{,}\) yang muncul dua kali, dan \((-3,-3)\text{.}\)
Kisi koordinat \(1\times1\) standar, sepasang sumbu, dan tiga titik data, \((2,1)\text{,}\) \((1,2)\text{,}\) dan \((-3,-3)\text{.}\) Ditampilkan pula proyeksi ortogonal titik-titik tersebut pada garis yang ditentukan oleh vektor eigen \(\twovec{-1/\sqrt{2}}{1/\sqrt{2}}\text{.}\) Titik-titik hasil proyeksi ialah \((1/2,-1/2)\text{,}\) \((-1/2,1/2)\text{,}\) dan \((0,0)\text{.}\)
Kontrol papan ketik untuk menjelajahi diagram
Tombol Tindakan
Enter, A Aktifkan penjelajahan dengan papan ketik
B Aktifkan penjelajahan dengan menu
Escape Keluar dari mode penjelajahan
Panah bawah Jelajahi tingkat berikutnya di bawah
Panah atas Jelajahi tingkat berikutnya di atas
Panah kanan Jelajahi elemen berikutnya pada tingkat ini
Panah kiri Jelajahi elemen sebelumnya pada tingkat ini
X Aktifkan atau nonaktifkan mode ahli
W Tampilkan rincian tambahan jika tersedia
Spasi Ulangi keluaran suara
M Aktifkan pembesaran bertahap
Koma Aktifkan pembesaran langsung
N Nonaktifkan pembesaran
Z Tampilkan atau sembunyikan subtitel
C Gilir pengaturan kontras
T Gunakan warna monokrom
L Ganti bahasa jika tersedia
K Hentikan suara saat ini
Y Hentikan keluaran suara
O Mulai atau hentikan sonifikasi
P Ulangi keluaran sonifikasi
Gambar 7.2.9. Data terpusat dari Aktivitas Pratinjau 7.2.1 ditampilkan setelah diproyeksikan pada garis-garis varians maksimum dan minimum.
Ingat bahwa varians bersifat aditif, sebagaimana dinyatakan dalam Proposisi 7.1.16, sehingga varians totalnya adalah \(V = 9 + 1/3 = 28/3\text{.}\)
Sejauh ini kita berfokus mencari arah tempat suatu bentuk kuadratik mencapai nilai maksimum dan minimumnya. Namun, ada pengamatan penting lain setelah aktivitas ini. Ingat bahwa kita menggunakan fakta bahwa matriks simetris dapat didiagonalisasi secara ortogonal: jika \(A=QDQ^T\text{,}\) maka \(q_A(\uvec) = q_D(\vvec)\) dengan \(\vvec = Q^T\uvec\text{.}\)
Secara lebih umum, jika kita mendefinisikan \(\yvec=Q^T\xvec\text{,}\) maka
\begin{equation*} q_A(\xvec) = \xvec\cdot(A\xvec) = \xvec\cdot(QDQ^T\xvec) = (Q^T\xvec)\cdot(DQ^T\xvec) = \yvec\cdot(D\yvec) = q_D(\yvec) \end{equation*}
Karena bentuk kuadratik yang terkait dengan matriks diagonal tidak mempunyai suku silang, kita memperoleh
\begin{equation*} q_A(\xvec) = q_D(\yvec) = \lambda_1y_1^2 + \lambda_2y_2^2 + \ldots + \lambda_my_m^2. \end{equation*}
Dengan kata lain, setelah perubahan koordinat, bentuk kuadratik \(q_A\) dapat dituliskan tanpa suku silang. Hasil ini dikenal sebagai Teorema Sumbu Utama.
Kita akan menggunakan hasil ini pada bagian berikutnya.

Subbagian 7.2.3 Matriks simetris definit

Meskipun pertanyaan mengenai varians memberi kita motivasi untuk mempelajari bentuk kuadratik, fungsi-fungsi ini juga muncul dalam berbagai konteks lain sehingga layak dipelajari lebih lanjut. Sebagai contoh, bentuk kuadratik muncul dalam kalkulus multivariabel ketika mendeskripsikan perilaku fungsi beberapa variabel di sekitar titik kritis, dan dalam fisika ketika mendeskripsikan energi kinetik benda tegar.
Definisi berikut akan penting dalam bagian ini.

Definisi 7.2.11.

Matriks simetris \(A\) disebut definit positif jika bentuk kuadratik terkait memenuhi \(q_A(\xvec) \gt 0\) untuk setiap vektor tak nol \(\xvec\text{.}\) Jika \(q_A(\xvec) \geq 0\) untuk semua vektor tak nol \(\xvec\text{,}\) kita menyebut \(A\) semidefinit positif.
Demikian pula, \(A\) disebut definit negatif jika \(q_A(\xvec) \lt 0\) untuk semua vektor tak nol \(\xvec\text{.}\)
Terakhir, \(A\) disebut tak definit jika \(q_A(\xvec) \gt 0\) untuk beberapa \(\xvec\) dan \(q_A(\xvec) \lt 0\) untuk yang lainnya.

Kegiatan 7.2.4.

Aktivitas ini mempelajari hubungan antara nilai-nilai eigen suatu matriks simetris dan sifat definitnya.
  1. Perhatikan matriks diagonal \(D=\begin{bmatrix} 4 \amp 0 \\ 0 \amp 2 \\ \end{bmatrix}\) dan tuliskan bentuk kuadratiknya \(q_D(\xvec)\) dalam komponen-komponen \(\xvec=\twovec{x_1}{x_2}\text{.}\) Bagaimana hal ini membantu Anda menentukan apakah \(D\) definit positif?
  2. Sekarang perhatikan \(D=\begin{bmatrix} 4 \amp 0 \\ 0 \amp 0 \\ \end{bmatrix}\) dan tuliskan bentuk kuadratiknya \(q_D(\xvec)\) dalam \(x_1\) dan \(x_2\text{.}\) Apa yang dapat Anda simpulkan mengenai sifat definit \(D\text{?}\)
  3. Jika \(D\) merupakan matriks diagonal, syarat apa pada entri-entri diagonal yang menjamin bahwa \(D\) bersifat
    1. definit positif?
    2. semidefinit positif?
    3. definit negatif?
    4. semidefinit negatif?
    5. tak definit?
  4. Misalkan \(A\) adalah matriks simetris dengan nilai eigen 4 dan 2, sehingga \(A=QDQ^T\text{,}\) dengan \(D=\begin{bmatrix}4 \amp 0 \\ 0 \amp 2 \end{bmatrix}\text{.}\) Jika \(\yvec = Q^T\xvec\text{,}\) maka \(q_A(\xvec) = q_D(\yvec)\text{.}\) Jelaskan mengapa hal ini menunjukkan bahwa \(A\) definit positif.
  5. Misalkan \(A\) adalah matriks simetris dengan nilai eigen 4 dan 0. Apa yang dapat Anda simpulkan mengenai sifat definit \(A\) dalam kasus ini?
  6. Syarat apa pada nilai-nilai eigen matriks simetris \(A\) yang menjamin bahwa \(A\) bersifat
    1. definit positif?
    2. semidefinit positif?
    3. definit negatif?
    4. semidefinit negatif?
    5. tak definit?
Seperti terlihat dalam aktivitas ini, sifat definit suatu matriks diagonal dapat ditentukan dengan mudah. Sebagai contoh, jika \(D=\begin{bmatrix} 7 \amp 0 \\ 0 \amp 5 \end{bmatrix}\text{,}\) then
\begin{equation*} q_D(\xvec) = 7x_1^2 + 5x_2^2. \end{equation*}
Hal ini menunjukkan bahwa \(q_D(\xvec) \gt 0\) ketika \(x_1\) atau \(x_2\) tak nol, sehingga kita menyimpulkan bahwa \(D\) definit positif. Dengan cara yang sama, kita melihat bahwa \(D\) semidefinit positif jika semua entri diagonalnya tak negatif.
Memahami perilaku matriks diagonal ini memungkinkan kita memahami matriks simetris yang lebih umum. Seperti yang telah kita lihat, setelah perubahan koordinat, bentuk kuadratik untuk matriks simetris \(A=QDQ^T\) sama dengan bentuk kuadratik untuk matriks diagonal \(D\text{.}\) Secara khusus,
\begin{equation*} q_A(\xvec) = q_D(\yvec) \end{equation*}
dengan \(\yvec=Q^T\xvec\text{.}\) Entri-entri diagonal \(D\) merupakan nilai-nilai eigen \(A\text{.}\) Karena itu, kita menyimpulkan bahwa \(q_A(\xvec) \gt 0\) jika semua nilai eigen \(A\) positif. Demikian pula, \(q_A(\xvec)\geq 0\) jika semua nilai eigennya tak negatif.
Sekarang kita akan menerapkan pengetahuan tentang bentuk kuadratik untuk mempelajari sifat titik kritis dalam kalkulus multivariabel. Bagian selanjutnya mengasumsikan bahwa pembaca mengenal konsep-konsep kalkulus multivariabel; pembaca lain dapat melewatinya.
Pertama, misalkan \(f(x,y)\) merupakan fungsi yang dapat didiferensialkan. Kita menggunakan \(f_x\) dan \(f_y\) untuk menyatakan turunan parsial \(f\) terhadap \(x\) dan \(y\text{.}\) Demikian pula, \(f_{xx}\text{,}\) \(f_{xy}\text{,}\) \(f_{yx}\text{,}\) dan \(f_{yy}\) menyatakan turunan parsial kedua. Ingat bahwa turunan parsial campuran \(f_{xy}\) dan \(f_{yx}\) sama di bawah asumsi ringan terhadap fungsi \(f\text{.}\) Pertanyaan umum dalam kalkulus ialah menentukan tempat fungsi ini mencapai nilai maksimum dan minimumnya.
Setiap maksimum atau minimum lokal \(f\) terjadi pada titik kritis \((x_0,y_0)\) dengan
\begin{equation*} f_x(x_0,y_0) = 0,\hspace{24pt} f_y(x_0,y_0) = 0. \end{equation*}
Di sekitar titik kritis, pendekatan kuadrat terhadap \(f\) memberi kita
\begin{align*} f(x,y)\approx f(x_0,y_0) \amp + \frac12 f_{xx}(x_0,y_0)(x-x_0)^2\\ \amp + f_{xy}(x_0,y_0)(x-x_0)(y-y_0) + \frac12 f_{yy}(x_0,y_0)(y-y_0)^2. \end{align*}

Kegiatan 7.2.5.

Mari kita pelajari bagaimana pemahaman tentang bentuk kuadratik membantu kita menentukan perilaku fungsi \(f\) di sekitar titik kritis.
  1. Perhatikan fungsi \(f(x,y) = 2x^3 - 6xy + 3y^2\text{.}\) Carilah turunan parsial \(f_{x}\) dan \(f_y\text{,}\) lalu gunakan ekspresi tersebut untuk menentukan titik-titik kritis \(f\text{.}\)
  2. Hitung turunan parsial kedua \(f_{xx}\text{,}\) \(f_{xy}\text{,}\) dan \(f_{yy}\text{.}\)
  3. Pertama, perhatikan titik kritis \((1,1)\text{.}\) Gunakan pendekatan kuadrat di atas untuk memperoleh ekspresi yang mendekati \(f\) di sekitar titik kritis tersebut.
  4. Dengan menggunakan vektor \(\wvec = \twovec{x-1}{y-1}\text{,}\) tuliskan ulang pendekatan Anda sebagai
    \begin{equation*} f(x,y) \approx f(1,1) + q_A(\wvec) \end{equation*}
    untuk suatu matriks \(A\text{.}\) Tentukan matriks \(A\) dalam kasus ini.
  5. Carilah nilai-nilai eigen \(A\text{.}\) Apa yang dapat Anda simpulkan mengenai sifat definit \(A\text{?}\)
  6. Ingat bahwa \((x_0,y_0)\) merupakan minimum lokal \(f\) jika \(f(x,y) \gt f(x_0,y_0)\) untuk titik-titik \((x,y)\) di sekitarnya. Jelaskan mengapa pengetahuan kita tentang nilai-nilai eigen \(A\) menunjukkan bahwa \((1,1)\) merupakan minimum lokal \(f\text{.}\)
Di sekitar titik kritis \((x_0,y_0)\) suatu fungsi \(f(x,y)\text{,}\) kita dapat menuliskan
\begin{equation*} f(x,y) \approx f(x_0, y_0) + q_A(\wvec) \end{equation*}
dengan \(\wvec = \twovec{x-x_0}{y-y_0}\) dan \(A = \frac12 \begin{bmatrix} f_{xx}(x_0,y_0) \amp f_{xy}(x_0,y_0) \\ f_{yx}(x_0,y_0) \amp f_{yy}(x_0,y_0) \end{bmatrix}\text{.}\) Jika \(A\) definit positif, maka \(q_A(\wvec) \gt 0\text{,}\) yang menunjukkan bahwa
\begin{equation*} f(x,y) \approx f(x_0,y_0) + q_A(\wvec) \gt f(x_0,y_0) \end{equation*}
sehingga titik kritis \((x_0,y_0)\) merupakan minimum lokal.
Matriks
\begin{equation*} H = \begin{bmatrix} f_{xx}(x_0,y_0) \amp f_{xy}(x_0,y_0) \\ f_{yx}(x_0,y_0) \amp f_{yy}(x_0,y_0) \end{bmatrix} \end{equation*}
disebut matriks Hessian dari \(f\text{.}\) Sekarang kita melihat bahwa nilai-nilai eigen matriks simetris ini menentukan sifat titik kritis \((x_0,y_0)\text{.}\) Secara khusus, jika kedua nilai eigennya positif, maka \(q_H\) definit positif dan titik kritis tersebut merupakan minimum lokal.
Pengamatan ini menghasilkan Uji Turunan Kedua untuk fungsi multivariabel.
Kebanyakan buku kalkulus multivariabel mengasumsikan bahwa pembaca belum mengenal aljabar linear. Karena itu, uji turunan kedua untuk fungsi dua variabel biasanya dituliskan dalam \(D=\det(H)\text{.}\) Jika
  • \(D \gt 0\) dan \(f_{xx}(x_0,y_0) \gt 0\text{,}\) maka \((x_0, y_0)\) merupakan minimum lokal.
  • \(D \gt 0\) dan \(f_{xx}(x_0,y_0) \lt 0\text{,}\) maka \((x_0, y_0)\) merupakan maksimum lokal.
  • \(D \lt 0\text{,}\) maka \((x_0,y_0)\) bukan maksimum lokal maupun minimum lokal.
Syarat-syarat dalam versi uji turunan kedua ini hanyalah kriteria aljabar yang memberi tahu kita sifat definit matriks Hessian \(H\text{.}\)

Subbagian 7.2.4 Ringkasan

Bagian ini membahas bentuk kuadratik, yaitu fungsi-fungsi yang didefinisikan oleh matriks simetris.
  • Jika \(A\) adalah matriks simetris, bentuk kuadratik yang didefinisikan oleh \(A\) ialah fungsi \(q_A(\xvec) = \xvec\cdot(A\xvec)\text{.}\) Bentuk kuadratik muncul ketika kita mempelajari varians suatu himpunan data. Jika \(C\) merupakan matriks kovarians, varians pada arah yang ditentukan oleh vektor satuan \(\uvec\) adalah \(q_C(\uvec) = \uvec\cdot(C\uvec)=V_{\uvec}\text{.}\)
    Demikian pula, bentuk kuadratik muncul dalam kalkulus multivariabel ketika menganalisis perilaku fungsi beberapa variabel di sekitar titik kritis.
  • Jika \(\lambda_1\) adalah nilai eigen terbesar matriks simetris \(A\) dan \(\lambda_m\) adalah yang terkecil, maka nilai maksimum \(q_A(\uvec)\) di antara vektor-vektor satuan \(\uvec\) adalah \(\lambda_1\text{.}\) Nilai maksimum ini tercapai pada arah \(\uvec_1\text{,}\) yaitu vektor eigen satuan yang terkait dengan \(\lambda_1\text{.}\)
    Demikian pula, nilai minimum \(q_A(\uvec)\) adalah \(\lambda_m\text{,}\) yang tercapai pada arah \(\uvec_m\text{,}\) yaitu vektor eigen yang terkait dengan \(\lambda_m\text{.}\)
  • Matriks simetris bersifat definit positif jika semua nilai eigennya positif, semidefinit positif jika semua nilai eigennya tak negatif, dan tak definit jika memiliki nilai eigen positif maupun negatif.
  • Jika matriks Hessian \(H\) suatu fungsi multivariabel \(f\) definit positif pada sebuah titik kritis, maka titik kritis tersebut merupakan minimum lokal. Demikian pula, jika matriks Hessiannya definit negatif, titik kritis tersebut merupakan maksimum lokal.

Latihan 7.2.5 Latihan

1.

Misalkan \(A = \begin{bmatrix} 4 \amp 2 \\ 2 \amp 7 \end{bmatrix}\text{.}\)
  1. Tentukan diagonalisasi ortogonal dari \(A\text{.}\)
  2. Hitung nilai bentuk kuadratik \(q_A\left(\twovec11\right)\text{.}\)
  3. Tentukan vektor satuan \(\uvec\) yang membuat \(q_A(\uvec)\) sebesar mungkin. Berapakah nilai \(q_A(\uvec)\) dalam arah ini?
  4. Tentukan vektor satuan \(\uvec\) yang membuat \(q_A(\uvec)\) sekecil mungkin. Berapakah nilai \(q_A(\uvec)\) dalam arah ini?

2.

Perhatikan bentuk kuadratik
\begin{equation*} q\left(\twovec{x_1}{x_2}\right) = 3x_1^2 - 4x_1x_2 + 6x_2^2. \end{equation*}
  1. Tentukan matriks \(A\) sedemikian sehingga \(q(\xvec) = \xvec^TA\xvec\text{.}\)
  2. Tentukan nilai maksimum dan minimum \(q(\uvec)\) di antara semua vektor satuan \(\uvec\text{,}\) serta jelaskan arah-arah tempat nilai tersebut dicapai.

3.

Misalkan \(A\) adalah matriks data terpusat:
\begin{equation*} A = \begin{bmatrix} 1 \amp -2 \amp 0 \amp 1 \\ 1 \amp -1 \amp -1 \amp 1 \\ \end{bmatrix}. \end{equation*}
  1. Tentukan matriks kovarians \(C\text{.}\)
  2. Berapakah varians data yang diproyeksikan ke garis yang ditentukan oleh \(\uvec=\twovec{1/\sqrt{2}}{1/\sqrt{2}}\text{?}\)
  3. Berapakah varians totalnya?
  4. Dalam arah manakah varians mencapai nilai terbesar, dan berapakah varians dalam arah tersebut?

4.

Perhatikan matriks \(A = \begin{bmatrix} 4 \amp -3 \amp -3 \\ -3 \amp 4 \amp -3 \\ -3 \amp -3 \amp 4 \\ \end{bmatrix} \text{.}\)
  1. Tentukan \(Q\) dan \(D\) sedemikian sehingga \(A=QDQ^T\text{.}\)
  2. Tentukan nilai maksimum dan minimum \(q(\uvec) = \uvec^TA\uvec\) di antara semua vektor satuan \(\uvec\text{.}\)
  3. Jelaskan arah tempat nilai minimum dicapai. Apa yang dapat Anda simpulkan tentang arah tempat nilai maksimum dicapai?

5.

Perhatikan matriks \(B = \begin{bmatrix} -2 \amp 1 \\ 4 \amp -2 \\ 2 \amp -1 \\ \end{bmatrix}\text{.}\)
  1. Tentukan matriks \(A\) sedemikian sehingga \(q\left(\twovec{x_1}{x_2}\right) = \len{B\xvec}^2=q_A(\xvec)\text{.}\)
  2. Tentukan nilai maksimum dan minimum \(q(\uvec)\) di antara semua vektor satuan \(\uvec\text{,}\) serta jelaskan arah tempat nilai tersebut dicapai.
  3. Apa yang ditunjukkan nilai minimum \(q(\uvec)\) tentang matriks \(B\text{?}\)

6.

Perhatikan bentuk kuadratik
\begin{equation*} q\left(\threevec{x_1}{x_2}{x_3}\right) = 7x_1^2 + 4x_2^2 + 7x_3^2 - 2x_1x_2 -4x_1x_3-2x_2x_3. \end{equation*}
  1. Apa yang dapat Anda simpulkan tentang sifat definit matriks \(A\) yang mendefinisikan bentuk kuadratik tersebut?
  2. Tentukan matriks \(Q\) sedemikian sehingga perubahan koordinat \(\yvec = Q^T\xvec\) mentransformasikan bentuk kuadratik menjadi bentuk tanpa suku silang. Tuliskan bentuk kuadratik tersebut dalam \(\yvec\text{.}\)
  3. Berapakah nilai maksimum dan minimum \(q(\uvec)\) di antara semua vektor satuan \(\uvec\text{?}\)

7.

Jelaskan mengapa pernyataan-pernyataan berikut benar.
  1. Untuk sebarang matriks \(B\text{,}\) matriks \(B^TB\) adalah matriks simetris semidefinit positif.
  2. Jika \(A\) dan \(B\) keduanya merupakan matriks simetris definit positif, maka \(A+B\) juga merupakan matriks simetris definit positif.
  3. Jika \(A\) adalah matriks simetris, dapat dibalik, dan definit positif, maka \(A^{-1}\) juga demikian.

8.

Tentukan apakah pernyataan-pernyataan berikut benar atau salah, dan jelaskan alasan Anda.
  1. Jika \(A\) adalah matriks tak definit, kita tidak dapat mengetahui apakah matriks tersebut definit positif atau bukan.
  2. Jika nilai eigen terkecil \(A\) adalah 3, maka \(A\) definit positif.
  3. Jika \(C\) adalah matriks kovarians yang terkait dengan suatu himpunan data, maka \(C\) semidefinit positif.
  4. Jika \(A\) adalah matriks simetris \(2\times2\) dan nilai maksimum dan minimum \(q_A(\uvec)\) dicapai pada \(\twovec10\) dan \(\twovec01\text{,}\) maka \(A\) diagonal.
  5. Jika \(A\) definit negatif dan \(Q\) adalah matriks ortogonal dengan \(B = QAQ^T\text{,}\) maka \(B\) definit negatif.

9.

Tentukan titik-titik kritis untuk setiap fungsi berikut. Pada setiap titik kritis, tentukan matriks Hessian \(H\text{,}\) jelaskan sifat definit \(H\text{,}\) dan tentukan apakah titik kritis tersebut merupakan maksimum atau minimum lokal.
  1. \(f(x,y) = xy + \frac2x + \frac2y\text{.}\)
  2. \(f(x,y) = x^4 + y^4 - 4xy\text{.}\)

10.

Perhatikan fungsi \(f(x,y,z) = x^4 + y^4 +z^4 - 4xyz\text{.}\)
  1. Tunjukkan bahwa \(f\) memiliki titik kritis di \((-1,1,-1)\text{,}\) lalu bentuk matriks Hessian \(H\) pada titik tersebut.
  2. Tentukan nilai-nilai eigen \(H\text{.}\) Apakah matriks ini memiliki suatu sifat definit?
  3. Apa implikasinya terhadap apakah \((-1,1,-1)\) merupakan maksimum atau minimum lokal?