Pernyataan-pernyataan ini TIDAK ekuivalen secara logis. Untuk melihatnya, kita harus memberikan interpretasi atas predikat
\(P(x,y)\) yang membuat salah satu pernyataan benar dan yang lain salah.
Misalkan
\(P(x,y)\) adalah predikat
\(x \lt y\text{.}\) Dalam bilangan asli, benar bahwa untuk setiap
\(x\) terdapat suatu
\(y\) yang lebih besar daripada
\(x\) tersebut (karena terdapat tak hingga banyak bilangan). Namun, tidak ada bilangan asli
\(y\) yang lebih besar daripada setiap bilangan
\(x\text{.}\) Jadi, mungkin saja
\(\forall x \exists y P(x,y)\) benar sedangkan
\(\exists y \forall x P(x,y)\) salah.
Namun, arah sebaliknya tidak mungkin terjadi. Jika terdapat suatu
\(y\) yang membuat setiap
\(x\) memenuhi
\(P(x,y)\text{,}\) maka tentu saja untuk setiap
\(x\) terdapat suatu
\(y\) yang memenuhi
\(P(x,y)\text{.}\) Pernyataan pertama mengatakan bahwa kita dapat menemukan satu
\(y\) yang berlaku untuk setiap
\(x\text{.}\) Pernyataan kedua mengizinkan
\(y\) yang berbeda berlaku untuk
\(x\) yang berbeda, tetapi tidak ada yang menghalangi kita menggunakan
\(y\) yang sama yang berlaku untuk setiap
\(x\text{.}\) Dengan kata lain, meskipun kedua pernyataan tidak ekuivalen secara logis, kita memiliki aturan deduksi yang sahih:
|
\(\exists y \forall x P(x,y)\) |
| \(\therefore\) |
\(\forall x \exists y P(x,y)\) |
Dengan ungkapan lain, hal ini mengatakan bahwa pernyataan tunggal
\begin{equation*}
\exists y \forall x P(x,y) \imp \forall x \exists y P(x,y)
\end{equation*}
selalu benar; pernyataan tersebut adalah hukum logika.