Contoh 3.4.4.
Perhatikan determinan matriks identitas
\begin{equation*}
I =
\left[\begin{array}{rr} 1\amp 0 \\ 0 \amp 1 \\
\end{array}\right]
=
\left[\begin{array}{rr} \evec_1 \amp \evec_2 \\
\end{array}\right]\text{.}
\end{equation*}
Seperti tampak di sebelah kiri Gambarย 3.4.5, vektor \(\vvec_1 = \evec_1\) dan \(\vvec_2=\evec_2\) membentuk pasangan berorientasi positif. Karena jajar genjang yang dibentuknya merupakan persegi \(1\times1\text{,}\) kita memperoleh \(\det(I) = 1.\)
Diagram ini menunjukkan vektor \(\vvec_1=\twovec10\) dan \(\vvec_2=\twovec01\) dan jajar genjang yang dibentuknya, yaitu persegi satuan.
Diagram ini menunjukkan vektor \(\vvec_1=\twovec{-2}0\) dan \(\vvec_2=\twovec01\) dan jajar genjang yang dibentuknya, yaitu persegi panjang dengan panjang sisi dua dan satu.
Kontrol papan ketik untuk menjelajahi diagram
Sekarang perhatikan matriks
\begin{equation*}
A =
\left[\begin{array}{rr} -2\amp 0 \\ 0 \amp 1 \\
\end{array}\right]
=
\left[\begin{array}{rr} \vvec_1 \amp \vvec_2 \\
\end{array}\right]\text{.}
\end{equation*}
Seperti tampak di sebelah kanan Gambarย 3.4.5, vektor \(\vvec_1\) dan \(\vvec_2\) membentuk pasangan berorientasi negatif. Jajar genjang yang dibentuknya adalah persegi panjang \(2\times1\text{,}\) sehingga \(\det(A) = -2\text{.}\)