Contoh 5.2.2.

Sekarang, mari kita perhatikan matriks \(A = \left[\begin{array}{rr} 2 \amp 1 \\ 1 \amp 2 \\ \end{array}\right] \text{,}\) yang memiliki yang memiliki nilai-nilai eigen \(\lambda_1=3\) dan \(\lambda_2 = 1\text{.}\) Nilai eigen dominannya adalah \(\lambda_1=3\text{,}\) sedangkan vektor-vektor eigen terkait adalah \(\vvec_1 = \twovec{1}{1}\) dan \(\vvec_{2} = \twovec{-1}{1}\text{.}\) Sekali lagi, mulailah dengan vektor \(\xvec_0 = \twovec{1}{0}=\frac12 \vvec_1 - \frac12 \vvec_2\text{,}\) sehingga
\begin{equation*} \begin{aligned} \xvec_1 \amp {}={} A\xvec_0 = 3\frac12 \vvec_1 - \frac12 \vvec_2 \\ \xvec_2 \amp {}={} A^2\xvec_0 = 3^2\frac12 \vvec_1 - \frac12 \vvec_2 \\ \xvec_3 \amp {}={} A^3\xvec_0 = 3^3\frac12 \vvec_1 - \frac12 \vvec_2 \\ \amp \vdots \\ \xvec_k \amp {}={} A^k\xvec_0 = 3^k\frac12 \vvec_1 - \frac12 \vvec_2\text{.} \\ \end{aligned} \end{equation*}
Seperti yang ditunjukkan gambar, vektor-vektor \(\xvec_k\) diregangkan dengan faktor \(3\) pada arah \(\vvec_1\) dan tidak diregangkan sama sekali pada arah \(\vvec_2\text{.}\) Akibatnya, vektor-vektor \(\xvec_k\) menjadi makin panjang, tetapi arahnya makin mendekati arah vektor eigen \(\vvec_1=\twovec{1}{1}\) yang terkait dengan nilai eigen dominan.
Terdapat kisi koordinat baku \(1\times1\) beserta sepasang sumbu koordinat. Jendela tampilan membentang secara horizontal dan vertikal dari \(-1\) hingga \(8\text{.}\) Ditampilkan vektor \(\xvec_0=\twovec10\text{,}\) \(\xvec_1=\twovec21\text{,}\) \(\xvec_2=\twovec54\text{,}\) dan \(\xvec_3=\twovec{14}{13}\text{.}\) Vektor terakhir \(\xvec_3\) hampir searah dengan vektor eigen \(\vvec_1=\twovec11\) dan memanjang keluar dari sisi kanan diagram, yang menunjukkan bahwa panjangnya besar.
Kontrol papan ketik untuk menjelajahi diagram
Tombol Tindakan
Enter, A Aktifkan penjelajahan dengan papan ketik
B Aktifkan penjelajahan dengan menu
Escape Keluar dari mode penjelajahan
Panah bawah Jelajahi tingkat berikutnya di bawah
Panah atas Jelajahi tingkat berikutnya di atas
Panah kanan Jelajahi elemen berikutnya pada tingkat ini
Panah kiri Jelajahi elemen sebelumnya pada tingkat ini
X Aktifkan atau nonaktifkan mode ahli
W Tampilkan rincian tambahan jika tersedia
Spasi Ulangi keluaran suara
M Aktifkan pembesaran bertahap
Koma Aktifkan pembesaran langsung
N Nonaktifkan pembesaran
Z Tampilkan atau sembunyikan subtitel
C Gilir pengaturan kontras
T Gunakan warna monokrom
L Ganti bahasa jika tersedia
K Hentikan suara saat ini
Y Hentikan keluaran suara
O Mulai atau hentikan sonifikasi
P Ulangi keluaran sonifikasi
Untuk mencari vektor eigen yang terkait dengan nilai eigen dominan, kita mencegah panjang vektor-vektor \(\xvec_k\) bertambah tanpa batas dengan mengalikannya dengan konstanta penskalaan yang sesuai. Berikut salah satu caranya. Untuk vektor \(\xvec_k\text{,}\) kita tentukan komponen yang memiliki nilai absolut terbesar dan menyebutnya \(m_k\text{.}\) Selanjutnya, kita definisikan \(\overline{\xvec}_k = \frac{1}{m_k} \xvec_k\text{,}\) sehingga komponen \(\overline{\xvec}_k\) yang memiliki nilai absolut terbesar adalah \(1\text{.}\)
Sebagai contoh, jika kita mulai dengan \(\xvec_0 = \twovec{1}{0}\text{,}\) kita memperoleh \(\xvec_1 = A\xvec_{0} = \twovec{2}{1}\text{.}\) Komponen \(\xvec_1\) yang memiliki nilai absolut terbesar adalah \(m_1=2\text{,}\) sehingga kita mengalikannya dengan \(\frac{1}{m_1} = \frac12\) untuk memperoleh \(\overline{\xvec}_1 = \twovec{1}{\frac12}\text{.}\) Selanjutnya, \(\xvec_2 = A\overline{\xvec}_1 = \twovec{\frac52}{2}\text{.}\) Sekarang komponen dengan nilai absolut terbesar adalah \(m_2=\frac52\text{,}\) sehingga kita mengalikannya dengan \(\frac25\) untuk memperoleh \(\overline{\xvec}_2 = \twovec{1}{\frac45}\text{.}\)
Barisan vektor \(\overline{\xvec}_k\) yang dihasilkan ditampilkan pada gambar. Perhatikan bagaimana vektor-vektor \(\overline{\xvec}_k\) kini mendekati vektor eigen \(\vvec_1\text{,}\) yang memberi kita cara untuk mencari vektor eigen \(\vvec=\twovec{1}{1}\text{.}\) Inilah metode pangkat untuk mencari vektor eigen yang terkait dengan nilai eigen dominan suatu matriks.
Terdapat kisi koordinat dan sepasang sumbu koordinat, beserta persegi yang titik-titik sudutnya adalah \((1,1)\text{,}\) \((-1,1)\text{,}\) \((-1,-1)\text{,}\) dan \((1,-1)\text{.}\) Vektor \(\xvec_0=\twovec10\) ditampilkan dengan ujungnya terletak pada persegi. Selanjutnya, \(\overline{\xvec}_1=\twovec{1}{1/2}\) dan \(\overline{\xvec}_2=\twovec{1}{4/5}\) ditampilkan dengan ujung masing-masing pada persegi. Vektor \(\overline{\xvec}_3\) juga ditampilkan untuk menunjukkan bahwa vektor-vektor ini mendekati vektor eigen \(\vvec_1=\twovec11\text{.}\)
Kontrol papan ketik untuk menjelajahi diagram
Tombol Tindakan
Enter, A Aktifkan penjelajahan dengan papan ketik
B Aktifkan penjelajahan dengan menu
Escape Keluar dari mode penjelajahan
Panah bawah Jelajahi tingkat berikutnya di bawah
Panah atas Jelajahi tingkat berikutnya di atas
Panah kanan Jelajahi elemen berikutnya pada tingkat ini
Panah kiri Jelajahi elemen sebelumnya pada tingkat ini
X Aktifkan atau nonaktifkan mode ahli
W Tampilkan rincian tambahan jika tersedia
Spasi Ulangi keluaran suara
M Aktifkan pembesaran bertahap
Koma Aktifkan pembesaran langsung
N Nonaktifkan pembesaran
Z Tampilkan atau sembunyikan subtitel
C Gilir pengaturan kontras
T Gunakan warna monokrom
L Ganti bahasa jika tersedia
K Hentikan suara saat ini
Y Hentikan keluaran suara
O Mulai atau hentikan sonifikasi
P Ulangi keluaran sonifikasi
dalam konteks