Kita mendefinisikan basis \(\bcal=\{\vvec_1,\vvec_2,\vvec_3\}\) dengan
\begin{equation*}
\vvec_1 =\left[\begin{array}{c} 1 \\ 1 \\ 1 \end{array}\right],~~~
\vvec_2 =\left[\begin{array}{c} 0 \\ -0.34413 \\ 1.77200
\end{array}\right],~~~
\vvec_3 =\left[\begin{array}{c} 1.40200 \\ -0.71414 \\
0 \end{array}\right]
\end{equation*}
untuk mendefinisikan sistem koordinat baru dengan koordinat yang kita nyatakan sebagai \(Y\text{,}\) \(C_b\text{,}\) dan \(C_r\text{:}\)
\begin{equation*}
\coords{\threevec{R}{G}{B}}{\bcal} = \threevec{Y}{C_b}{C_r}\text{.}
\end{equation*}
Koordinat \(Y\) disebut luminans, sedangkan \(C_b\) dan \(C_r\) masing-masing disebut krominans biru dan merah. Dalam sistem koordinat ini, luminans bernilai antara 0 dan 255, sedangkan krominans bernilai antara -127,5 dan 127,5. Representasi ini dikenal sebagai model warna \(YC_bC_r\text{.}\) (Agar sepenuhnya tepat, seharusnya kita menambahkan 127,5 pada nilai krominans supaya berada antara 0 dan 255, tetapi hal itu tidak perlu kita perhatikan di sini.)