Contoh 3.7.11.

Berapa peluang memperoleh bilangan genap ketika melempar dadu bersisi 6 dan memperoleh sisi kepala ketika melempar koin?
Penyelesaian.
Pertama, kita akan menentukan peluang langsung dari definisinya. Ruang sampel terdiri atas semua pasangan hasil dadu dan koin, sehingga
\begin{gather*} S = \{(1,H), (1,T), (2,H), (2,T), (3,H), (3,T),\\ \qquad (4,H), (4,T), (5,H), (5,T), (6,H), (6,T)\}. \end{gather*}
Tanpa mendaftarkan semuanya, kita dapat menghitung banyaknya anggota ruang sampel menggunakan prinsip perkalian: \(\card{S} = 6\cdot 2 = 12\text{.}\) Kejadian yang kita perhatikan adalah himpunan hasil \(E = \{(2,H), (4,H), (6,H)\}\text{.}\) Himpunan ini jelas beranggota \(3\text{,}\) yang juga dapat kita peroleh sebagai \(3 \cdot 1\text{.}\) Jadi, peluang kejadian ini adalah \(P(E) = \frac{3}{12} = \frac{1}{4}\text{.}\)
Sekarang perhatikan kedua kejadian secara terpisah. Misalkan \(A\) adalah kejadian memperoleh bilangan genap dan \(B\) adalah kejadian memperoleh sisi kepala ketika melempar koin. Peluang kejadian pertama adalah \(P(A) = \frac{3}{6}\text{.}\) Peluang kejadian kedua adalah \(P(B) = \frac{1}{2}\text{.}\) Tampaknya cara yang tepat untuk menggabungkan kedua peluang ini adalah mengalikannya:
\begin{equation*} P(E) = P(A \cap B) = P(A)P(B) = \frac{3}{6}\frac{1}{2} = \frac{1}{4}\text{.} \end{equation*}
Sangatlah sesuai bahwa perkalian pecahan dilakukan dengan mengalikan pembilang dan penyebut secara terpisah; hal ini sama dengan menerapkan prinsip perkalian pada pembilang dan penyebut pecahan tersebut.
dalam konteks