Ketika membahas himpunan, kita sering memiliki pemahaman tertentu mengenai apa yang dimaksud dengan “segala sesuatu”. Mungkin kita hanya memperhatikan bilangan asli. Dalam hal ini, kita mengatakan bahwa semesta kita adalah \(\N\text{.}\) Terkadang kita menyatakan semesta ini dengan \(\U\text{.}\) Dalam konteks tersebut, kita mungkin ingin membicarakan semua elemen yang tidak berada dalam suatu himpunan tertentu. Kita mengatakan bahwa \(B\) merupakan komplemen dari \(A\text{,}\) dan menulis,
\begin{equation*}
B = \bar A
\end{equation*}
apabila \(B\) memuat setiap elemen yang tidak termuat dalam \(A\text{.}\) Jadi, jika semesta kita adalah \(\{1, 2,\ldots, 9, 10\}\text{,}\) dan \(A = \{2, 3, 5, 7\}\text{,}\) maka \(\bar A = \{1, 4, 6, 8, 9,10\}\text{.}\)