Grup \(D_n\text{,}\)\(n \geq 3\text{,}\) terdiri atas semua hasil kali dua elemen \(r\) dan \(s\text{,}\) dengan \(r\) berorde \(n\) dan \(s\) berorde \(2\text{,}\) serta kedua elemen ini memenuhi relasi \(srs = r^{-1}\text{.}\)
Bukti.
Gerak yang mungkin bagi segi-\(n\) beraturan berupa pencerminan atau rotasi (Gambar 5.2.4). Terdapat tepat \(n\) rotasi yang mungkin:
Kita akan melambangkan rotasi \(360^{\circ} /n\) dengan \(r\text{.}\) Rotasi \(r\) membangkitkan semua rotasi lainnya. Yaitu,
\begin{equation*}
r^k = k \cdot \frac{360^{\circ} }{n}\text{.}
\end{equation*}
Gambar5.2.4.Rotasi dan pencerminan segi-\(n\) beraturan
Beri label pada \(n\) pencerminan sebagai \(s_1, s_2, \ldots, s_n\text{,}\) dengan \(s_k\) merupakan pencerminan yang mempertahankan titik sudut \(k\text{.}\) Terdapat dua kasus pencerminan, bergantung pada apakah \(n\) genap atau ganjil. Jika jumlah titik sudut genap, maka dua titik sudut dipertahankan oleh suatu pencerminan, dan \(s_1 = s_{n/2 + 1}, s_2 = s_{n/2 + 2}, \ldots, s_{n/2} = s_n\text{.}\) Jika jumlah titik sudut ganjil, maka hanya satu titik sudut yang dipertahankan oleh suatu pencerminan dan \(s_1, s_2, \ldots,
s_n\) semuanya berbeda (Gambar 5.2.5). Dalam kedua kasus, orde setiap \(s_k\) adalah dua. Misalkan \(s = s_1\text{.}\) Maka \(s^2 = 1\) dan \(r^n = 1\text{.}\) Karena setiap gerak tegar \(t\) dari segi-\(n\) menggantikan titik sudut pertama dengan titik sudut \(k\text{,}\) titik sudut kedua harus digantikan oleh \(k+1\) atau \(k-1\text{.}\) Jika titik sudut kedua digantikan oleh \(k+1\text{,}\) maka \(t = r^k\text{.}\) Jika titik sudut kedua digantikan oleh \(k-1\text{,}\) maka \(t = r^k s\text{.}\) 1
Karena kita berada dalam grup abstrak, kita akan menggunakan konvensi bahwa elemen grup dikalikan dari kiri ke kanan.
Jadi, \(r\) dan \(s\) membangkitkan \(D_n\text{.}\) Artinya, \(D_n\) terdiri atas semua hasil kali hingga dari \(r\) dan \(s\text{,}\)