Contoh 8.1.4.

Andaikan pesan semula adalah \(0\) atau \(1\text{,}\) dan \(0\) dikodekan menjadi \((\codeword{000})\text{,}\) sedangkan \(1\) dikodekan menjadi \((\codeword{111})\text{.}\) Jika hanya terjadi satu kesalahan selama transmisi, kita dapat mendeteksi dan mengoreksi kesalahan tersebut. Sebagai contoh, jika \((\codeword{101})\) diterima, bit kedua pastilah telah berubah dari \(1\) menjadi \(0\text{.}\) Kata kode yang semula ditransmisikan pastilah \((\codeword{111})\text{.}\) Metode ini akan mendeteksi dan mengoreksi semua kesalahan tunggal.
Tabel 8.1.5. Kode pengulangan
Ditransmisikan Kata yang Diterima
Kata Kode \(\codeword{000}\) \(\codeword{001}\) \(\codeword{010}\) \(\codeword{011}\) \(\codeword{100}\) \(\codeword{101}\) \(\codeword{110}\) \(\codeword{111}\)
\(\codeword{000}\) \(0\) \(1\) \(1\) \(2\) \(1\) \(2\) \(2\) \(3\)
\(\codeword{111}\) \(3\) \(2\) \(2\) \(1\) \(2\) \(1\) \(1\) \(0\)
Dalam TabelĀ 8.1.5, kita menyajikan semua kemungkinan kata yang dapat diterima untuk kata kode \((\codeword{000})\) dan \((\codeword{111})\) yang ditransmisikan. TabelĀ 8.1.5 juga menunjukkan banyaknya bit yang membedakan setiap tupel-\(3\) yang diterima dari setiap kata kode semula.
Dalam Konteks