Contoh 1.2.30.

Misalkan \(r\) dan \(s\) adalah dua bilangan bulat dan andaikan \(n \in {\mathbb N}\text{.}\) Kita katakan bahwa \(r\) kongruen dengan \(s\) modulo \(n\text{,}\) atau \(r\) kongruen dengan \(s\) mod \(n\text{,}\) jika \(r - s\) habis dibagi \(n\text{;}\) yaitu, \(r - s = nk\) untuk suatu \(k \in {\mathbb Z}\text{.}\) Dalam hal ini kita tulis \(r \equiv s \pmod{n}\text{.}\) Sebagai contoh, \(41 \equiv 17 \pmod{ 8}\) karena \(41 - 17=24\) habis dibagi \(8\text{.}\) Kita menyatakan bahwa kongruensi modulo \(n\) membentuk relasi ekuivalensi pada \({\mathbb Z}\text{.}\) Tentu saja setiap bilangan bulat \(r\) ekuivalen dengan dirinya sendiri karena \(r - r = 0\) habis dibagi \(n\text{.}\) Sekarang kita akan menunjukkan bahwa relasi tersebut simetris. Jika \(r \equiv s \pmod{ n}\text{,}\) maka \(r - s = -(s -r)\) habis dibagi \(n\text{.}\) Jadi \(s - r\) habis dibagi \(n\) dan \(s \equiv r \pmod{ n}\text{.}\) Sekarang andaikan \(r \equiv s \pmod{ n}\) dan \(s \equiv t \pmod{ n}\text{.}\) Maka terdapat bilangan bulat \(k\) dan \(l\) sedemikian sehingga \(r -s = kn\) dan \(s - t = ln\text{.}\) Untuk menunjukkan transitivitas, kita perlu membuktikan bahwa \(r - t\) habis dibagi \(n\text{.}\) Namun,
\begin{equation*} r - t = r - s + s - t = kn + ln = (k + l)n\text{,} \end{equation*}
sehingga \(r - t\) habis dibagi \(n\text{.}\)
Jika kita meninjau relasi ekuivalensi yang ditentukan oleh bilangan bulat modulo \(3\text{,}\) maka
\begin{align*} {[0]} & = \{ \ldots, -3, 0, 3, 6, \ldots \},\\ {[1]} & = \{ \ldots, -2, 1, 4, 7, \ldots \},\\ {[2]} & = \{ \ldots, -1, 2, 5, 8, \ldots \}\text{.} \end{align*}
Perhatikan bahwa \([0] \cup [1] \cup [2] = {\mathbb Z}\) dan bahwa himpunan-himpunan tersebut saling lepas. Himpunan \([0]\text{,}\) \([1]\text{,}\) dan \([2]\) membentuk partisi bilangan bulat.
Bilangan bulat modulo \(n\) merupakan contoh yang sangat penting dalam kajian aljabar abstrak dan akan sangat berguna dalam penyelidikan kita terhadap berbagai struktur aljabar seperti grup dan gelanggang. Dalam pembahasan bilangan bulat modulo \(n\text{,}\) sebenarnya kita telah mengasumsikan suatu hasil yang dikenal sebagai algoritma pembagian, yang akan dinyatakan dan dibuktikan dalam BabĀ 2.
Dalam Konteks