Paragraf

Pada titik ini, seorang matematikawan lain, Gerolamo Cardano (1501–1576), memasuki kisah ini. Cardano menulis kepada Tartaglia, memohon kepadanya agar memberikan penyelesaian persamaan kubik tereduksi. Tartaglia menolak beberapa permintaannya, lalu akhirnya mengungkapkan penyelesaian itu kepada Cardano setelah Cardano bersumpah tidak akan menerbitkan rahasia tersebut atau menyampaikannya kepada orang lain. Dengan menggunakan pengetahuan yang diperolehnya dari Tartaglia, Cardano akhirnya menyelesaikan persamaan kubik umum
\begin{equation*} a x^3 + bx^2 + cx + d = 0\text{.} \end{equation*}
Cardano membagikan rahasia itu kepada muridnya, Ludovico Ferrari (1522–1565), yang menyelesaikan persamaan kuartik umum,
\begin{equation*} a x^4 + b x^3 + cx^2 + d x + e = 0\text{.} \end{equation*}
Pada 1543, Cardano dan Ferrari memeriksa naskah-naskah del Ferro dan menemukan bahwa ia juga telah menyelesaikan persamaan kubik tereduksi. Cardano merasa bahwa penemuan ini membebaskannya dari kewajibannya kepada Tartaglia, sehingga ia kemudian menerbitkan penyelesaian-penyelesaian itu dalam Ars Magna (1545), yang di dalamnya ia mengakui jasa del Ferro atas penyelesaian kasus khusus persamaan kubik. Hal ini menimbulkan perselisihan sengit antara Cardano dan Tartaglia, yang menerbitkan kisah mengenai sumpah tersebut setahun kemudian.
Dalam Konteks