Scipione del Ferro (1465–1526), dari Universitas Bologna, menyelesaikan “persamaan kubik tereduksi,”
\begin{equation*}
ax^3 + cx + d = 0\text{.}
\end{equation*}
Ia merahasiakan mutlak penyelesaiannya. Hal ini mungkin tampak mengejutkan pada masa kini, ketika para matematikawan biasanya sangat ingin menerbitkan hasil mereka, tetapi pada zaman Renaisans Italia kerahasiaan merupakan hal yang lazim. Jabatan akademik tidak mudah diperoleh dan bergantung pada kemampuan untuk menang dalam kompetisi publik. Tantangan semacam itu dapat diajukan kapan saja. Akibatnya, setiap penemuan baru yang besar menjadi senjata berharga dalam kompetisi tersebut. Jika seorang lawan menyajikan daftar masalah untuk diselesaikan, del Ferro dapat menyajikan daftar persamaan kubik tereduksi sebagai balasan. Ia menyimpan rahasia penemuannya sepanjang hidup, dan baru mewariskannya di ranjang kematian kepada muridnya, Antonio Fior (ca. 1506–?).