Paragraf

Perhatikan bahwa suatu kisi dapat memiliki beberapa basis. Sebagai contoh, vektor \((1,1)^\transpose\) dan \((2,0)^\transpose\) mempunyai kisi yang sama dengan vektor \((-1, 1)^\transpose\) dan \((-1, -1)^\transpose\) (GambarĀ 12.2.7). Akan tetapi, setiap kisi ditentukan sepenuhnya oleh suatu basis. Diberikan dua basis bagi kisi yang sama, misalnya \(\{ {\mathbf x}_1, {\mathbf x}_2 \}\) dan \(\{ {\mathbf y}_1, {\mathbf y}_2 \}\text{,}\) kita dapat menuliskan
\begin{align*} {\mathbf y}_1 & = \alpha_1 {\mathbf x}_1 + \alpha_2 {\mathbf x}_2\\ {\mathbf y}_2 & = \beta_1 {\mathbf x}_1 + \beta_2 {\mathbf x}_2\text{,} \end{align*}
dengan \(\alpha_1\text{,}\) \(\alpha_2\text{,}\) \(\beta_1\text{,}\) dan \(\beta_2\) bilangan bulat. Matriks yang bersesuaian dengan transformasi ini adalah
\begin{equation*} U = \begin{pmatrix} \alpha_1 & \alpha_2 \\ \beta_1 & \beta_2 \end{pmatrix}\text{.} \end{equation*}
Jika kita ingin menyatakan \({\mathbf x}_1\) dan \({\mathbf x}_2\) dalam \({\mathbf y}_1\) dan \({\mathbf y}_2\text{,}\) kita hanya perlu menghitung \(U^{-1}\text{;}\) yaitu,
\begin{equation*} U^{-1} \begin{pmatrix} {\mathbf y}_1 \\ {\mathbf y}_2 \end{pmatrix} = \begin{pmatrix} {\mathbf x}_1 \\ {\mathbf x}_2 \end{pmatrix}\text{.} \end{equation*}
Karena \(U\) mempunyai entri bilangan bulat, \(U^{-1}\) juga harus mempunyai entri bilangan bulat; jadi, determinan \(U\) maupun \(U^{-1}\) harus berupa bilangan bulat. Karena \(U U^{-1} = I\text{,}\)
\begin{equation*} \det(U U^{-1}) =\det(U) \det( U^{-1}) = 1; \end{equation*}
akibatnya, \(\det(U) = \pm 1\text{.}\) Matriks dengan determinan \(\pm 1\) dan entri bilangan bulat disebut unimodular. Sebagai contoh, matriks
\begin{equation*} \begin{pmatrix} 3 & 1 \\ 5 & 2 \end{pmatrix} \end{equation*}
bersifat unimodular. Jelas bahwa terdapat panjang minimum bagi vektor dalam suatu kisi.
Dalam Konteks