Untuk menentukan kemampuan mendeteksi dan mengoreksi galat dari suatu kode siklik, kita perlu mengetahui sesuatu tentang determinan. Jika \(\alpha_1, \ldots, \alpha_n\) merupakan elemen-elemen dalam lapangan \(F\text{,}\) maka matriks \(n \times n\)
\begin{equation*}
\begin{pmatrix}
1 & 1 & \cdots & 1 \\
\alpha_1 & \alpha_2 & \cdots & \alpha_n \\
\alpha_1^2 & \alpha_2^2 & \cdots & \alpha_n^2 \\
\vdots & \vdots & \ddots & \vdots \\
\alpha_1^{n-1} & \alpha_2^{n-1} & \cdots & \alpha_n^{n-1}
\end{pmatrix}
\end{equation*}
disebut matriks Vandermonde. Determinan matriks ini disebut determinan Vandermonde. Kita akan memerlukan lema berikut dalam penyelidikan kode siklik.